IAPPI Community On The Net
Ahlan wasahlan di forum IAPPI,
Anda belum masuk silakan login atau register.
Agar Anda bisa berpartisifasi dalam forum IAPPI ini.


Forum Komunikasi IAPPI Pesantren Persatuan Islam
 
IndeksGalleryCalendarFAQAnggotaGroupPencarianPendaftaranLogin

Share | 
 

 Persis Tetapkan Idul Fitri Jatuh 24 Oktober 2006

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
H-Qm
Admin
Admin


Male Jumlah posting : 113
Localisation : Pajagalan 14-16
Registration date : 13.10.06

PostSubyek: Persis Tetapkan Idul Fitri Jatuh 24 Oktober 2006   Thu 19 Oct - 21:00:05

Perbedaan penetapan Idul Fitri 1 Syawal 1427 H sudah tidak terbendung lagi. Sesama ormas Islam 'penganut' hisab ternyata juga menetapkan Idul Fitri yang berbeda. PP Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri jatuh pada Senin 23 Oktober 2006, sementara Persatuan Islam (Persis) menetapkan Idul Fitri jatuh Selasa 24 Oktober 2006.

PP Persis telah mengumumkan penetapan Idul Fitri ini kepada para anggotanya melalui surat edaran nomor 0468/JJ-C.3/PP/2006 tertanggal 25 Rajab 1427 H/19 Agustus 2006 lalu. Menjelang akhir Ramadan, surat edaran ini juga masih terus disosialisasikan kepada warganya.

Persis menetapkan hal ini berdasarkan perhitungan yang dilakukan Dewan Hisab dan Rukyat Persis. Berdasarkan perhitungannya, ijtimak akhir Ramadan terjadi pada hari Minggu pukul 12.14 WIB, tinggi hilal waktu magrib di Pelabuhan Ratu 00 24' 56'' dan di Jayapura -00 46' 25''. Kondisi ini termasuk 'Adamu Imkanir Rukyat', yaitu hilal sudah wujud di sebagian wilayah Indonesia dengan kondisi tidak mungkin bisa dirukyat.

Dengan begitu, Persis menetapkan Idul Fitri jatuh pada 24 Oktober 2006, bukan 23 Oktober 2006 dengan berdasarkan hadis sebagai berikut: Dari Ibnu Umar Ra, bahwa Rasulullah SAW menerangkan Ramadan, beliau berisyarah dengan kedua tangannya dan bersabda: "Satu bulan itu sebegini, sebegini, dan sebegini, kemudian melipatkan ibu jarinya pada yang ketiga (ada 30 hari dan 29 hari), maka shaumlah kamu setelah melihat (hilal) dan beridulfitrilah kamu setelah melihat (hilal); dan jika terhalang atas kamu, maka perkirakanlah umur bulan itu 30 hari. Dalam riwayat dari Ibnu Abbas ra: "Maka sempurnakanlah bilangan (hari)". HR Muslim.

Persis tidak menggunakan prinsip 'Wilayatul Hukmi', 'Ummul Qura' maupun 'Rukyat Global' dengan dasar hadist Kuraib Riwayat Muslim 3: 126; Ahmad (Al-Fathur Rabani 9:27); Abu Dawud No. 2332; An-Nasai 4:105; At-Tirmidzi No. 689; Ibnu Khuzaimah No. 1916 dan Ad-Daruquthni 2:171 yang menceritakan bahwa Khalifah Muawiyyah di Damaskus shaum pada hari Jumat, sementara Ibnu Abbas di Madinah shaum pada hari Sabtu. Ketika Kuraib bertanya kepada Ibnu Abbas kenapa tidak berbarengan saja dengan Muawiyyah, Ibnu Abbas ra menjawab: "Tidak beginilah Rasulullah SAW telah memerintahkan kepada kami". Yang dimaksud oleh Ibnu Abbas tentu saja perintah Nabi SAW. dalam hadist riwayat Muslim di atas. Padahal Damaskus dan Madinah waktu itu masih dalam satu wilayah hukum/satu kekhalifahan.

Imam Muslim menempatkan hadist Kuraib ini dalam Bab "Bayanu Anna Likulli Baladin Ru'yatuhum" (Bab Penjelasan bahwa bagi tiap-tiap negara sesuai dengan rukyatnya). (detik.com)

Oleh karena itu PP Persis menginstruksikan seluruh Pimpinan Wilayah, Pimpinan Daerah, dan Pimpinan Cabang Persis untuk melaksanakan Idul Fitri 1427 H pada Selasa 24 Oktober 2006 dengan tetap menghormati mereka yang ber-Idul Fitri pada Senin 23 Oktober 2006.

Sumber: www.persis.or.id
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.hakimtea.com
 
Persis Tetapkan Idul Fitri Jatuh 24 Oktober 2006
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
IAPPI Community On The Net :: Dari Admin IAPPI (Info) :: Bewara-
Navigasi: