IAPPI Community On The Net
Ahlan wasahlan di forum IAPPI,
Anda belum masuk silakan login atau register.
Agar Anda bisa berpartisifasi dalam forum IAPPI ini.


Forum Komunikasi IAPPI Pesantren Persatuan Islam
 
IndeksGalleryCalendarFAQAnggotaGroupPencarianPendaftaranLogin

Share | 
 

 jum'at hari istimewa

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
shanszener
Admin
Admin


Male Jumlah posting : 70
Registration date : 16.02.08

PostSubyek: jum'at hari istimewa   Fri 11 Apr - 14:42:03

Keutamaan Hari Jum’at

1. Hari paling utama di dunia

Ada beberapa peristiwa yang
terjadi pada hari jum’at ini, antara lain:


  • Allah menciptakan Nabi Adam ‘alaihissallam
    dan mewafatkannya.
  • Hari Nabi Adam ‘alaihissallam
    dimasukkan ke dalam surga.
  • Hari Nabi Adam ‘alaihissallam
    diturunkan dari surga menuju bumi.
  • Hari akan terjadinya kiamat.


Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam
berkata:

“Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari
jumat, pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke
dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan
terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang mukmin
shalat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan mengabulkan
permintannya.”
(HR. Muslim)

2. Hari bagi kaum muslimin

Hari jum’at adalah hari berkumpulnya umt Muhammad shallallahu ‘alaihi wa
sallam
dalam masjid-masjid mereka yang besar untuk mengikuti shalat dan
sebelumnya mendengarkan dua khutbah jum’at yang berisi wasiat taqwa dan
nasehat-nasehat, serta do’a.

Dari Kuzhaifah dan Rabi’i bin Harrasy radhiyallahu ‘anhuma bahwa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Allah
menyesatkan orang-orang sebelum kami pada hari jum’at, Yahudi pada hari sabtu,
dan Nasrani pada hari ahad, kemudian Allah mendatangkan kami dan memberi
petunjuk pada hari jum’at, mereka umat sebelum kami akan menjadi pengikut pada
hari kiamat, kami adalah yang terakhir dari penghuni dunia ini dan yang pertama
pada hari kiamat yang akan dihakimi sebelum umat yang lain.”
(HR. Muslim
dan Ibnu Majah)

3. Hari yang paling mulia dan merupakan penghulu dari hari-hari

Dari Abu Lubabah bin Ibnu Mundzir radhiyallahu ‘anhu berkata,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Hari jum’at
adalah penghulu hari-hari dan hari yang paling mulia di sisi Allah, hari jum’at
ini lebih mulia dari hari raya Idhul Fitri dan Idul Adha di sisi Allah, pada
hari jum’at terdapat lima peristiwa, diciptakannya Adam dan diturunkannya ke
bumi, pada hari jum’at juga Adam dimatikan, di hari jum’at terdapat waktu yang
mana jika seseorang meminta kepada Allah maka akan dikabulkan selama tidak
memohon yang haram, dan di hari jum’at pula akan terjadi kiamat, tidaklah
seseorang malaikat yang dekat di sisi Allah, di bumi dan di langit kecuali dia
dikasihi pada hari jum’at.”
(HR. Ahmad)

4. Waktu yang mustajab untuk berdo’a

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam
menyebut hari jum’at lalu beliau Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam
bersabda,

“Di hari jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seseorang muslim
melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya
permintaannya akan dikabulkan.”
Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya
yang menunjukkan sedikitnya waktu itu. (HR. Bukhari Muslim)

Namun mengenai penentuan waktu, para ulama berselisih pendapat. Diantara
pendapat-pendapat tersebut ada 2 pendapat yang paling kuat:

a. Waktu itu dimulai dari duduknya imam sampai pelaksanaan shalat jum’at

Dari Abu Burdah bin Abi Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu bahwa
‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata padanya, “Apakah
engkau telah mendengar ayahmu meriwayatkan hadits dari Rasulullah sehubungan
dengan waktu ijaabah pada hari jum’at?”
Lalu Abu Burdah mengatakan, “Aku
mendengar Rasulullah bersabda, ‘Yaitu waktu antara duduknya imam sampai shalat
dilaksanakan.’”
(HR. Muslim)

Imam Nawawi rahimahullah menguatkan pendapat di atas. Sedangkan
Imam As-Suyuthi rahimahullah menentukan waktu yang dimaksud adalah
ketika shalat didirikan.

b. Batas akhir dari waktu tersebut hingga setelah ‘ashar

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam
bersabda, “Hari jum’at itu dua belas jam. Tidak ada
seorang muslimpun yang memohon sesuatu kepada Allah dalam waktu tersebut
melainkan akan dikabulkan oleh Allah. Maka peganglah erat-erat (ingatlah bahwa)
akhir dari waktu tersebut jatuh setelah ‘ashar.”
(HR. Abu Dawud)

Dan yang menguatkan pendapat kedua ini adalah Imam Ibnul Qayyim rahimahullah,
beliau mengatakn bahwa, “Ini adalah pendapat yang dipegang oleh kebanyakan
generasi salaf dan banyak sekali hadits-hadits mengenainya.”


5. Dosa-dosanya diampuni antara jum’at tersebut dengan jum’at sebelumnya

Dari Salman Al-Farisi radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam
bersabda:

“Tidaklah seseorang mandi pada hari jum’at dan bersuci semampunya,
berminyak dengan minyak, atau mengoleskan minyak wangi dari rumahnya, kemudian
keluar (menuju masjid), dan dia tidak memisahkan dua orang (yang sedang duduk
berdampingan), kemudian dia mendirikan shalat yang sesuai dengan tuntunannya,
lalu diam mendengarkan (dengan seksama) ketika imam berkhutbah melainkan akan
diampuni (dosa-dosanya yang terjadi) antara jum’at tersebut dan jum’at
berikutnya.”
(HR. Bukhari)

Amalan-Amalan yang Disyari’atkan pada Hari Jum’at

1. Memperbanyak shalawat

Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam
berkata, “Perbanyaklah shalawat kepadaku setiap hari
jum’at karena shalawatnya umatku akan dipersembahkan untukku pada hari jum’at,
maka barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, dia akan paling dekat
derajatnya denganku.”
(HR. Baihaqi dengan sanad shahih)

2. Membaca surat Al Kahfi

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam
bersabda: “Barangsiapa membaca surat
Al-Kahfi pada hari jum’at akan diberikan cahaya baginya diantara dua jum’at.”

(HR. Al Hakim dan Baihaqi dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

3. Memperbanyak do’a (HR Abu Daud poin 4b.)

4. Amalan-amalan shalat jum’at (wajib bagi laki-laki)


  • Mandi, bersiwak, dan memakai
    wangi-wangian.
  • Berpagi-pagi menuju tempat
    shalat jum’at.
  • Diam mendengarkan khatib
    berkhutbah.
  • Memakai pakaian yang terbaik.
  • Melakukan shalat sunnah
    selama imam belum naik ke atas mimbar.
source
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://beker07.wordpress.com.com
 
jum'at hari istimewa
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
IAPPI Community On The Net :: Pesantren Virtual :: Artikel-
Navigasi: